Hanna han-Art

Sabtu, 18 September 2010

Jung Yong Hwa -- 정용화 --

Jung Yong Hwa  merupakan pemeran Kang Shin Woo di drama korea "He's beautiful" yang tayang di stasiun tv swasta. Selain menjadi aktor, ternyata dia juga seorang anggota band C.N.Blue dan A.N Jell. Lahir 22 Juni 1989 . Umur 21 tahun. Asal Korea Selatan.



Genre : Indie, R&B, hip-hop
Pekerjaan : Leader, gitaris, penyanyi, aktor
Instrumen : Gitar, piano

Ini situs resminya : CLICK this link  


Senin, 06 September 2010

Anak - anak ART 84 Spenza

- Sabili
        suka garuk garuk kepala sambil masukin tangannya ke saku celananya . terus kalo jam pelajaran (kadang) sama kalo waktu pergantian jam pelajaran suka keliling keliling sekolahan . semua guru pasti kenal dia .

- Ajeng L. (Jungri)
        anak nya sok cool (hehe) . mukanya sering innocence (bawaan)

- Ajeng P. (JP)
        gimana ya . susah . anak misterius banget . baek . suka bikin orang bingung (sering ngilang sih)

- Anisa
        nyebelin banget . haha . suka ngambil jatah orang (JK)

- Arief A. (Singkek)
        super super nyebelin . kadang suka ngambil barang orang gak pake izin

- Bella
        suka brondong (sory buka aib) . paling enak dikerjain . kalo ngamuk nggak ketulungan pokoknya

- Dita
      kalo manggil anak anak mesti gini " ssssttt , ssstt , heh ......."

- Dimas
        anaknya buaek pokoke , tapi ya kadang suka iseng

- Eghar
       lucu tapi mangkelno , pengen nyubit pipinya

- Elisa
      gimana ya , aneh , cuek , kadang jail tapi kalo ngamuk , wihh , medeni

- Esa
       diam diam menghanyutkan

-  Faizal
        ngefans banget sama ST12 + green day . pernah ngaku kalo dirinya kayak cewek :P

- Gilang
        kalo dateng sekolah pasti matanya masih merah , kayak orang bangun tidur belum mandi . aneh

- M. Arief
        supel orangnya . tapi kadang suka banget jail


- Tyas
       sama kayak esa , diem diem menghanyutkan . pasangan deh

- Pandu
       kagak seberapa tau dah , aneh pokoknya nih orang

- Hanna
       Jelek . aneh . jailnya nggak ketulungan , sampe bikin korbannya nangis + marah

- Oci
      pinter banget kalo disuruh njelasin pelajaran . cinta banget sama jp . suka DC kalo diajak ngmng

- Riz'q
      paling mbencekno . sok cool . suka bikin orang ngamuk deh . suka nyindir pake kata kata " kon ngomong a ? " dikit tapi pedes banget deh tu kata kata

- Tiok
      orang ter KENTER di kelas . hubungannya sama pacarnya nggak jelas sampe mana . tapi kreatif banget deh nih orang .

- Widya
       aneh , gendeng , sudrun (tau maksudnya) . tempat curhatannya anak anak

- Yola
       anaknya itu hiperaktif deh pokoknya . sayang pacar . 


  
- Radit
       misterius banget . pinter banget . pinter IT

- Tata
       suka ngmng pake kata kata aneh . sleketep-lah , katula tula katali-lah . dia juga nerbitin diary nya . beli ya " DIARY of Yureta

Candi Prambanan

     Candi Prambanan adalah bangunan luar biasa cantik yang dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Menjulang setinggi 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, di tengah area yang kini dibangun taman indah.

     Ada sebuah legenda yang selalu diceritakan masyarakat Jawa tentang candi ini. Alkisah, lelaki bernama Bandung Bondowoso mencintai Roro Jonggrang. Karena tak mencintai, Jonggrang meminta Bondowoso membuat candi dengan 1000 arca dalam semalam. Permintaan itu hampir terpenuhi sebelum Jonggrang meminta warga desa menumbuk padi dan membuat api besar agar terbentuk suasana seperti pagi hari. Bondowoso yang baru dapat membuat 999 arca kemudian mengutuk Jonggrang menjadi arca yang ke-1000 karena merasa dicurangi.

     Candi Prambanan memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.
Memasuki candi Siwa yang terletak di tengah dan bangunannya paling tinggi, anda akan menemui 4 buah ruangan. Satu ruangan utama berisi arca Siwa, sementara 3 ruangan yang lain masing-masing berisi arca Durga (istri Siwa), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Arca Durga itulah yang disebut-sebut sebagai arca Roro Jonggrang dalam legenda yang diceritakan di atas.


Candi Brahma 

     Candi Brahma terletak di sebelah selatan candi Siwa. Ukuran tidak sebesar candi Siwa, berdenah bujur sangkar 20x20 meter dan tinggi 33 meter. Hanya mempunyai satu ruangan, yaitu ruangan utama (garbhagrha) yang berisi arca dewa Brahma bertangan 4 dan berkepala 4 pula, berdiri di atas lapik yoni. Bagian atas pagar langkan dihias dengan amalaka tinggi, besar-besar ukurannya berjumlah 72 buah, yang menambah keindahan candi. Sementara itu pada bagian dalam pagar langkan terdapat relief lanjutan cerita Ramayana yang terpahat di candi Siwa. Adapun adegan-adegannya mulai dari sisi timur secara singkat sebagai berikut:

     Relief diawali oleh Rama dan Laksmana dan para dewa, apsari dan penghuni kahyangan lainnya bergembira dengan berhasilnya Rama sampai ke gunung Suwela di Alengka. Demikian pula para kera menikmati keindahan dan buah2an gunung Suwela. Rawana berkepala 10 duduk berhadapan dengan seekor kera, yaitu Anggada yang bertindak sebagai utusan Rama, mengingatkan agar Rawana segera mengembalikan Sita. Di antara Rawana dan Anggada terdapat periuk besar dan terlihat Rawana mengacungkan jempol mempersilahkan menyantap suguhan. Mulailah peperangan dan banyak bala tentara yang gugur. Juga termasuk Kumbhakarna dan Rawana sendiri. Sita terpaksa dibuang ke hutan, dan tinggal di pertapaan pendeta Wiswamitra. Di pertapaan Sita melahirkan seorang anak. Adegan yang digambarkan di candi Brahma diakhiri dengan Sita yang ditelan bumi dan Rama sangat menyesal akan tindakannya terhadap Sita, tetapi tidak dapat berbuat apa pun.

     Candi pendamping yang juga cukup memikat adalah Candi Garuda yang terletak di dekat Candi Wisnu. Candi ini menyimpan kisah tentang sosok manusia setengah burung yang bernama Garuda. Garuda merupakan burung mistik dalam mitologi Hindu yang bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah, berparuh dan bersayap mirip elang. Diperkirakan, sosok itu adalah adaptasi Hindu atas sosok Bennu (berarti 'terbit' atau 'bersinar', biasa diasosiasikan dengan Dewa Re) dalam mitologi Mesir Kuno atau Phoenix dalam mitologi Yunani Kuno. Garuda bisa menyelamatkan ibunya dari kutukan Aruna (kakak Garuda yang terlahir cacat) dengan mencuri Tirta Amerta (air suci para dewa).

     Kemampuan menyelamatkan itu yang dikagumi oleh banyak orang sampai sekarang dan digunakan untuk berbagai kepentingan. Indonesia menggunakannya untuk lambang negara. Konon, pencipta lambang Garuda Pancasila mencari inspirasi di candi ini. Negara lain yang juga menggunakannya untuk lambang negara adalah Thailand, dengan alasan sama tapi adaptasi bentuk dan kenampakan yang berbeda. Di Thailand, Garuda dikenal dengan istilah Krut atau Pha Krut.

     Prambanan juga memiliki relief candi yang memuat kisah Ramayana. Menurut para ahli, relief itu mirip dengan cerita Ramayana yang diturunkan lewat tradisi lisan. Relief lain yang menarik adalah pohon Kalpataru yang dalam agama Hindu dianggap sebagai pohon kehidupan, kelestarian dan keserasian lingkungan. Di Prambanan, relief pohon Kalpataru digambarkan tengah mengapit singa. Keberadaan pohon ini membuat para ahli menganggap bahwa masyarakat abad ke-9 memiliki kearifan dalam mengelola lingkungannya.
Sama seperti sosok Garuda, Kalpataru kini juga digunakan untuk berbagai kepentingan. Di Indonesia, Kalpataru menjadi lambang Wahana Lingkungan Hidup (Walhi). Bahkan, beberapa ilmuwan di Bali mengembangkan konsep Tri Hita Karana untuk pelestarian lingkungan dengan melihat relief Kalpataru di candi ini. Pohon kehidupan itu juga dapat ditemukan pada gunungan yang digunakan untuk membuka kesenian wayang. Sebuah bukti bahwa relief yang ada di Prambanan telah mendunia.

Proses Pembangunan dan Pemugaran Prambanan

     Bahan utama yang digunakan dalam pembangunan candi prambanan adalah batu kali dan tinggi bangunan utama candi sekitar 47 meter. Terjadinya perpindahan pusat kerajaan Mataram ke Jawa Timur berakibat tidak terawatnya candi-candi di daerah Prambanan, kondisi ini semakin parah dengan terjadinya gempa bumi dan beberapa kali meletusnya Gunung Merapi yang menjadikan candi Prambanan runtuh dan meninggalkan puing-puing batu yang berserakan. Candi Prambanan dikenal kembali saat seorang Belanda bernama C.A.Lons mengunjungi Jawa pada tahun 1733 dan melaporkan tentang adanya reruntuhan candi yang ditumbuhi semak belukar.

     Usaha pertama kali untuk menyelamatkan candi Prambanan dilakukan oleh Ijzerman pada tahun 1885 dengan membersihkan bilik-bilik candi dari reruntuhan batu. Pada tahun 1902 dimulai pekerjaan pembinaan yang dipimpin oleh Van Erp untuk candi Siwa, candi Wisnu dan candi Brahma. Perhatian terhadap candi Prambanan terus berkembang. Pada tahun 1933 berhasil disusun percobaan candi Brahma dan Wisnu. Setelah mengalami berbagai hambatan pemugaran diselesaikan oleh bangsa Indonesia, tanggal 23 Desember 1953 candi Siwa selesai dipugar dan secara resmi dinyatakan selasai oleh Presiden Dr. Ir. Sukarno.

     Pemugaran candi di wilayah Prambanan terus dilaksanakan, diantaranya yaitu pemugaran candi Brahma dan candi Wisnu. Pemugaran candi Brahma dimulai pada tahun 1977 dan telah selesai dan diresmikan oleh Prof Dr. Haryati Soebandio tanggal 23 Maret 1987. Candi wisnu mulai dipugar pada tahun 1982 selesai dan diresmikan oleh Presiden Soeharto tanggal 27 April 1991. Kegiatan pemugaran berikutnya dilakukan terhadap 3 buah candi yang berada di depan candi Siwa, Wisnu dan Brahma besarta 4 candi kelir dan 4 candi disudut.

Kamis, 02 September 2010

Ibu

Aku lahir dari perut...ibu

Dan aku selalu teringatkan...ibu


Bila lapar, yg mnyuapi aku...ibu

Bila najis, yg sucikan aku...ibu

Bila sndrian, yg d smpingku...ibu

Bila mnangis, org prtma yg dtang..ibu


Bila ingin brmanja, ku dekati...ibu

Bila ingin brsndar, aku dduk d sbelah...ibu

Bila sdih, yg mnghiburku hnya...ibu

Bila nakal, yg mmarahi aku...ibu

Bila takut, yg mnenagkan aku...ibu


[bila] aku sdah pnya psangan sndiri...


Bila snang kucari psanganku, tapi bila sdih baru kucari ibu...

Bila kku brhasil, aku critakan pda psanganku, tpi bila ggal kucritakan pda ibu...

Bila bhagia kupeluk erat psanganku, tpi bila brduka kupeluk erat ibuku

Bila psanganku ultah, kuberi dia hadiah, tpi bila smbut hari ibu..aku cuma ucapkan "Selamat hari ibu"

Slalu kuingat psanganku..

Slalu ibu ingat aku


*Renungkan*

Kalau kmu slsai bljar, msih ingatkah kmu pda ibu??

tidak bnyak yg ibu inginkan, hny dg mnyapa 'ibu'pun ckuplah

brderai air mta jika qta mndengar dan mengingat.a...


*tpi klau ibu sdah tiada...*

IBU..AKU RINDU IBU... AKU RINDU SEKALI


Brp bnyak yg snggup menyuapi ibu?

Brp bnyak yg snggup mnggantikan alas tdur ibunya?

Brp bnyak yg snggup mmbersihkan njis ibuny?

Brp bnyak yg snggup brhenti krja utk mnjga ibu.a?

Dan yg trakhir skali, brp bnyak yg mnsholatkan dn mndoakan jnazah ibunya...

sumber : lupa darimana :?